twitter


Mari kita sama- sama belajar Arduino UNO dengan menggunakan Sensor Kompas HMC5883L. Disini saya akan memberikan pengalaman saya membuat suatu project menggunakan Arduino UNO sebagai Kontrolernya dan HMC5883L sebagai sensornya.

Pertama- tama saya akan menjelaskan apa saja yang dibutuhkan untuk mempraktekan project ini:
1. Arduino UNO


 
2. Sensor HMC5883L
 
3. Protobord




4. Kabel Penghubung
    - Berupa kabel tunggal.

Kemudian letakan Arduino dan sensor  HMC5883L  tersebuat di Papan Protobord rangkailah sesuai pada gambar dibawah ini :
Dengan urutan :

- VCC sensor dihubungkan pin 5volt Arduino
- GND sensor dihubungkan pin GND Arduino
- SCI sensor dihubungkan pin Analog 5
- SDA sensor dihubungkan pin Anolog 4

Setelah itu bukalah software Arduino yang telah di update library dihttps://github.com/adafruit/Adafruit_Sensor/archive/master.zip dan https://github.com/adafruit/Adafruit_HMC5883_Unified/archive/master.zip  kemudian simpan di libraries tersebut di folder arduino tetapi sebelumnya ganti nama folder dengan nama sensor_master dan sensor_HMC5883L.


maka akan tampil gambar dibawah ini :


Program Arduino :
#include <Wire.h>
#include <Adafruit_Sensor.h>
#include <Adafruit_HMC5883_U.h>

/* Assign a unique ID to this sensor at the same time */
Adafruit_HMC5883_Unified mag = Adafruit_HMC5883_Unified(12345);

void displaySensorDetails(void)
{
  sensor_t sensor;
  mag.getSensor(&sensor);
  Serial.println("------------------------------------");
  Serial.print  ("Sensor:       "); Serial.println(sensor.name);
  Serial.print  ("Driver Ver:   "); Serial.println(sensor.version);
  Serial.print  ("Unique ID:    "); Serial.println(sensor.sensor_id);
  Serial.print  ("Max Value:    "); Serial.print(sensor.max_value); Serial.println(" uT");
  Serial.print  ("Min Value:    "); Serial.print(sensor.min_value); Serial.println(" uT");
  Serial.print  ("Resolution:   "); Serial.print(sensor.resolution); Serial.println(" uT"); 
  Serial.println("------------------------------------");
  Serial.println("");
  delay(500);
}

void setup(void)
{
  Serial.begin(9600);
  Serial.println("HMC5883 Magnetometer Test"); Serial.println("");
 
  /* Initialise the sensor */
  if(!mag.begin())
  {
    /* There was a problem detecting the HMC5883 ... check your connections */
    Serial.println("Ooops, no HMC5883 detected ... Check your wiring!");
    while(1);
  }
 
  /* Display some basic information on this sensor */
  displaySensorDetails();
}

void loop(void)
{
  /* Get a new sensor event */
  sensors_event_t event;
  mag.getEvent(&event);

  /* Display the results (magnetic vector values are in micro-Tesla (uT)) */
  Serial.print("X: "); Serial.print(event.magnetic.x); Serial.print("  ");
  Serial.print("Y: "); Serial.print(event.magnetic.y); Serial.print("  ");
  Serial.print("Z: "); Serial.print(event.magnetic.z); Serial.print("  ");Serial.println("uT");

  // Hold the module so that Z is pointing 'up' and you can measure the heading with x&y
  // Calculate heading when the magnetometer is level, then correct for signs of axis.
  float heading = atan2(event.magnetic.y, event.magnetic.x);
 
  // Once you have your heading, you must then add your 'Declination Angle', which is the 'Error' of the magnetic field in your location.
  // Find yours here: http://www.magnetic-declination.com/
  // Mine is: -13* 2' W, which is ~13 Degrees, or (which we need) 0.22 radians
  // If you cannot find your Declination, comment out these two lines, your compass will be slightly off.
  float declinationAngle = 0.22;
  heading += declinationAngle;
 
  // Correct for when signs are reversed.
  if(heading < 0)
    heading += 2*PI;
   
  // Check for wrap due to addition of declination.
  if(heading > 2*PI)
    heading -= 2*PI;
  
  // Convert radians to degrees for readability.
  float headingDegrees = heading * 180/M_PI;
 
  Serial.print("Heading (degrees): "); Serial.println(headingDegrees);
 
  delay(500);
}
Setelah itu Compile dan Upload program tersebut sampai selesai dan buka serial monitor pada software arduino tersebut.

 
SUMBER : http://samssonicrs.blogspot.co.id/2014/11/project-arduino-uno-dengan-sensor.html


Kebanyakan tutorial pemograman ultrasonic, menggunakan library untuk mempermudah pemrogramannya. Tapi yang ingin saya share kali ini, kita akan membuat program dari awal, sehingga kita tau seperti apa cara kerja dari sensor ini.

Dan seperti yang kita tau, Sensor Ultrasonic memiliki 2 sensor kiri dan kanan, seperti penampakan dibawah ini.

Yang kiri itu adalah Transmitter (pengirim sinyal suara) sebutannya adalah Trigger, dan yang kanan itu adalah Receiver (penerima sinyal suara) sebutannya adalah Echo.



So, cara kerja sensor ini adalah Trigger mengirimkan suara ultrasonic kedepan, dan jika didepan ada benda, suara tersebut akan memantul dan diterima oleh Echo. Nah dari pantulan suara (pulsa) ini, kita dapat mengetahui berapa jarak benda yang ada didepan sensor. Yah, gak jauh beda dari kelelawar lah ya, hehe

Ada banyak jenis-jenis sensor ultrasonic, dan yang akan saya gunakan adalah HC-SR04. Kenapa? Karena murah, hehe

Ok! Sebelumnya siapkan terlebih dahulu komponen yang dibutuhkan, yaitu:  

1x Arduino Uno
1x Breadboard
4x Kabel Jumper
1X HC-SR04 Ultrasonic Sensor

Kemudian rangkailah seperti penampakan dibawah ini...

Klik gambar untuk memperbesar.
Catatan:
  1. Pasang pin VCC HC-SR04 ke pin 5V Arduino
  2. Pasang pin Trig HC-SR04 ke pin 11 Arduino
  3. Pasang pin Echo HC-SR04 ke pin 12 Arduino
  4. Pasang pin GND HC-SR04 ke pin GND Arduino
Jika sudah, sekarang silahkan salin atau ketik ulang sketch program dibawah ini...

int trig= 11;            // membuat varibel trig yang di set ke-pin 3
int echo= 12;            // membuat variabel echo yang di set ke-pin 2
long durasi, jarak;     // membuat variabel durasi dan jarak

void setup() {
  pinMode(trig, OUTPUT);    // set pin trig menjadi OUTPUT
  pinMode(echo, INPUT);     // set pin echo menjadi INPUT
  Serial.begin(9600);       // digunakan untuk komunikasi Serial dengan komputer
}

void loop() {
 
  // program dibawah ini agar trigger memancarakan suara ultrasonic
  digitalWrite(trig, LOW);
  delayMicroseconds(8);
  digitalWrite(trig, HIGH);
  delayMicroseconds(8);
  digitalWrite(trig, LOW);
  delayMicroseconds(8);

  durasi= pulseIn(echo, HIGH);  // menerima suara ultrasonic
  jarak= (durasi/2) / 29.1;     // mengubah durasi menjadi jarak (cm)
  Serial.println(jarak);        // menampilkan jarak pada Serial Monitor

}

Kalau sudah Done Uploading, kamu bisa buka Serial Monitor untuk melihat nilai jarak dari sensornya, coba untuk mendekatkan dan menjauhkan tangan dari sensor, dan lihat angkanya.

SUMBER : http://www.kelasrobot.com/2016/06/program-arduino-sederhana-sensor-ultrasonic-tanpa-library.html


1.      LINUX
Linux sebagai sistem operasi dengan menyusul pembangunan sebagai 'bebas' perangkat lunak open source, yang telah meningkatkan popularitas dan permintaan antara rumah dan perusahaan perangkat lunak komputer user. Dengan affor dan ceyang penuh fungsi komputer desktop solusi Linux adalah membuktikan untuk menjadi besar persaingan dengan Microsoft Windows dan Apple Macintosh sistem operasi.

Beberapa Kelebihan Yang Dimiliki Linux
  • Sistem operasi Linux free license, atau tidak menggunakan lisensi sama sekali. Sifatnya yang open source membuat siapapun bebas dan gratis untuk menggunakannnya sekaligus mengotak atik dengan leluasa.
  • Linux juga memiliki sistem keamanan yang sangat baik. Dan lebih tangguh terhadap serangan virus dibanding dengan sistem operasi lainnya.
  • Hal ini karena sifatnya yang multi-user yang tidak akan membuat virus menyebar ke user lainnya. Dari pengakuan banyak user diseluruh dunia, dalam hal keamanan sistim, Linux jauh lebih unggul dibanding Microsoft Windows.
  • Banyak aplikasi yang bisa dikembangkan termasuk aplikasi yang ada pada Windows. Hal ini dikarenakan solidnya komunitas pengembang linux yang rajin mengembangkan berbagai aplikasi.
  • Stabilitas Linux dikenal lebih kuat, tidak seperti sistem operasi lain yang sering tidak stabil dan kerap membuat hang, crash, ataupun restart tiba-tiba.
  • Resource yang dibutuhkan Linux lebih kecil. Hal ini membuatnya kompatibel untuk pc dengan kapasitas minim sekalipun. Ini juga menjadi keunggulan Linux, jika dibanding Microsoft Windows yag terkadang meminta require sistim yang tinggi
  • Lebih banyak pilihan, sebab sistem operasi Linux di develop oleh komunitas pengembang software di seluruh dunia, misalnya seperti Debian, Fedora, Opensuse, dan lain-lain.
  • Hal menguntungkan lainnya dari linux adalah komunitas. Mereka tersebar diseluruh dunia sehingga sistem operasi ini memiliki cukup banyak dukungan yang solid.

Beberapa kekurangan yang dimiliki Linux
  • Banyak yang berpendapat bahwa sistem operasi ini cukup sulit untuk dijalankan. Bahkan dulu ada yang beranggapan bahwa sistem ini hanya cocok untuk para hacker. Namun, jika kita masih awam, sistem operasi ini bisa dipelajari karena banyak versi pengembangannya.
  • Proses instalasi linux os dianggap cukup sulit. Bahkan lebih sulit dari sistem operasi lainnya.
  • Dukungan hardware masih dikategorikan kurang, sehingga membuat pemiliknya cukup kesulitan untuk menemukan hardware-hardware ataupun driver yang dibutuhkan.
  • Dibutuhkan kecermatan untuk mempelajari sistem operasi Linux secara keseluruhan, karena struktur direktori dan hak akses yang digunakan Linux masih menimbulkan kebingungan bagi para pengguna baru yang belum terbiasa.

2.      WINDOWS
Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis. Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar.

Kelebihan Windows :

  • User friendly dibandingkan dengan sistem operasi yang lain
  • Instalasi software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang lain
  • Banyak software berbasis Windows
  • Dukungan driver yang lebih banyak
  • Banyak orang yang menggunakan Windows sehingga banyak perusahan membuat aplikasinya menggunakan dasar Windows. Ada beberapa aplikasi yang hanya ada di Windows dan tidak di OS yang lainnya. Bahkan beberapa aplikasi vital dunia kerja.
  • Karena systemnya sudah dishare untuk bisa dikembangkan, maka semakin mudah siapa saja membuat software untuk dijalankan di Mircosoft Windows. Terutama dunia usaha yang membutuhkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhannya.
  • Perkembangan paling cepat dibanding software lainnya karena banyak perusahaan software yang konsisten menciptakan kemajuan pada sistem operasi Windows.
  • Banyak gratisan GPL dan Freeware ditawarkan untuk Windows.
  • Kalau ada masalah mudah menyelesaikannya sebab hampir semua orang bisa, dan mencari ahlinya juga tidak sulit disekitar kita.
Kekurangan Windows : 
  • Harga licensi mahal
  • Komunitas terlalu sedikit, karena bersifat closed-source
  • Banyaknya virus yang sering menyerang Windows
  • Sistem keamanan yang masih dibilang kurang
  • Sistem yang kurang stabil

Dari segi sistem
1.      Windows
  •     Lebih banyak perangkat yang didukung dikarenakan mayoritas user memilih mengunakan windows dan lebih minim bug
  •    Windows lebih cepat dalam menangani bug dikarenakan windows dikembangkan oleh beberapa perusahaan
  •     Windows bersifat end source
  •      Pada Windows virus mudah menyebar Karena source windows user satu dengan yang lainya sama
  •      Sistem operasi Windows lebih banyak membutuhkan kapasitas
2.      Linux
  • Di sistem operasi linux perangkat yang didukung juga sama banyaknya
  • Bug di linux berbeda-beda setiap perangkatnya dikarenakan linux bersifat freeware dukungan fix bug oleh komunitas
  • Linux bersifat open source
  • Pada linux virus sulit menyebar Karena source linux user dengan yang lainya berbeda
  • Sistem operasi Linux lebih sedikit membutuhkan kapasitas

SUMBER ‘:




Judul : WR. Love Coffee and Chicken Cafe

Visi :

-          Menjadikan  WR. Love Coffe  and Chicken ini sebagai café terbaik di Indonesia.

Misi :

-          Menyediakan Coffe & Chicken yang berkualiatas

-          Menyediakan tempat tongkrongan yang asik dan nyaman untuk berkumpul

-          Memberikan pelayanan nomer wahid yang baik dalam penyajian

Struktur Organisasi



WR. Love Coffee and Chicken Café

Penikmat Kopi dan Ayam.

Kaya rasa Kopi Nusantara dengan berbagai varian rasa tersedia di kami. Ayam Kampung yang kami gunakan tentunya berkualitas baik yang kami sajikan ke pelanggan.